Sebelum keikutsertaannya di Miami Open 2026, Janice Tjen, seorang petenis berusia 23 tahun dari Jakarta, Indonesia, diharapkan dapat menunjukkan performa yang lebih baik setelah beberapa pengalaman di turnamen WTA 1000 sebelumnya. Namun, harapan tersebut tidak terwujud ketika ia menghadapi Yulia Putintseva di babak pertama.
Pertandingan yang berlangsung di Hard Rock Stadium, Florida, pada 20 Maret 2026, dimulai dengan baik bagi Janice, yang berhasil memenangkan set pertama dengan skor 6-3. Namun, momentum tersebut tidak bertahan lama, dan ia harus menyerah di set kedua dan ketiga dengan skor 3-6 dan 4-6, menjadikannya kalah dalam rubber-set setelah pertandingan berlangsung selama 2 jam 7 menit.
Kekalahan ini menandai langkah awal yang sulit bagi Janice di Miami Open, yang merupakan penampilan pertamanya di turnamen bergengsi tersebut. Ini juga merupakan kekalahan kedua beruntun Janice di babak pertama dari ajang berlevel WTA 1000, setelah sebelumnya mengalami kekalahan di Merida Open dan Indian Wells.
Dengan kekalahan ini, Janice kini tercatat mengalami tiga kekalahan berturut-turut di babak pertama turnamen besar. “Kekalahan ini memastikan langkah Janice terhenti di nomor tunggal putri sejak babak pertama,” ungkap seorang analis tenis. Meskipun demikian, Janice masih memiliki kesempatan untuk berkompetisi di nomor ganda, di mana ia akan berpasangan dengan Chan Hao-ching.
Janice Tjen, yang dikenal sebagai salah satu atlet muda berbakat, memiliki potensi untuk berkembang lebih jauh di dunia tenis. Penampilannya di Dubai Championship, di mana ia mencapai babak ketiga, menunjukkan bahwa ia mampu bersaing di level tinggi. Namun, konsistensi masih menjadi tantangan yang harus dihadapi.
Miami Open 2026 sendiri diikuti oleh 96 pemain, dan Janice berharap dapat belajar dari pengalaman ini untuk turnamen mendatang. Peluang terbuka lebar bagi Janice untuk melangkah lebih jauh dan bahkan berpotensi menghadapi pemain-pemain top seperti Elena Rybakina di turnamen berikutnya.
Dengan demikian, meskipun hasil di Miami Open tidak sesuai harapan, Janice Tjen masih memiliki banyak kesempatan untuk memperbaiki performanya di masa depan. Para penggemar dan pengamat tenis akan terus mengikuti perjalanan karirnya yang menjanjikan.














