The wider picture
Irak telah mencapai tonggak sejarah dengan berhasil lolos ke Piala Dunia 2026 setelah menunggu selama 40 tahun. Dalam pertandingan final playoff interkontinental yang berlangsung di Estadio BBVA, Monterrey, Meksiko, Irak mengalahkan Bolivia dengan skor 2-1. Kemenangan ini menandai kembalinya Irak ke panggung dunia sepak bola, di mana mereka terakhir kali tampil pada tahun 1986.
Dalam pertandingan tersebut, gol pertama Irak dicetak oleh Ali Al-Hamadi pada menit ke-10, memberikan keunggulan awal bagi tim. Namun, Bolivia tidak tinggal diam dan berhasil menyamakan kedudukan melalui Moises Paniagua pada menit ke-38. Ketegangan semakin meningkat saat Aymen Hussein mencetak gol kemenangan bagi Irak pada menit ke-53, memastikan tiket mereka ke Piala Dunia 2026.
Dengan hasil ini, Irak menjadi tim ke-48 yang memastikan tempat di Piala Dunia 2026. Mereka tergabung di Grup I bersama Prancis, Norwegia, dan Senegal. Pertandingan ini disaksikan oleh 49,286 penonton, yang menyaksikan momen bersejarah bagi sepak bola Irak.
Pelatih Graham Arnold menyatakan, “Kami tampil tanpa beban, mencoba mengejutkan dunia dengan hasil dan penampilan gila. Luar biasa rasanya kami bisa lolos.” Sementara itu, pemain Kerem Akturkoglu menambahkan, “Terima kasih Tuhan, kami lolos (Piala Dunia). Sudah 24 tahun kami menanti ini. Beberapa dari kami bahkan belum lahir saat kali terakhir kami lolos.”
Irak menjalani 19 laga sepanjang kualifikasi Piala Dunia 2026, termasuk tiga kemenangan melawan Indonesia. Penantian panjang ini mencerminkan dedikasi dan perjuangan tim nasional Irak dalam mencapai impian mereka untuk berkompetisi di level tertinggi sepak bola dunia.
Dengan Piala Dunia 2026 yang dijadwalkan berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli, Irak kini bersiap untuk menghadapi tantangan besar. Pelatih Bojan Hodak menekankan pentingnya pengalaman pemain, mengatakan, “Bagi setiap pemain, tampil di Piala Dunia adalah sebuah impian.”
Meski Irak telah mencapai keberhasilan ini, masih ada ketidakpastian mengenai bagaimana mereka akan bersaing melawan tim-tim kuat di grup mereka. Detail tetap belum terkonfirmasi mengenai strategi dan persiapan yang akan dilakukan tim menjelang turnamen mendatang.














