Tim Geypens, pemain berusia 20 tahun, diparkir oleh FC Emmen akibat polemik mengenai status paspornya. Meskipun dalam keadaan fit dan siap dimainkan, status kewarganegaraannya yang baru sebagai Warga Negara Indonesia sejak 10 Maret 2025 menjadi masalah, karena Indonesia tidak mengakui paspor ganda.
Dean James, yang juga terlibat dalam polemik ini, membutuhkan izin kerja untuk dapat bermain di Belanda. Menurut Nico Haak, “Tampaknya, saat seseorang secara sukarela menjadi warga negara Indonesia, paspor Belanda mereka otomatis gugur.” Hal ini menambah kerumitan bagi Geypens yang ingin berkarir di Eropa.
Saat ini, KNVB sedang melakukan investigasi terhadap kasus ini, dan meskipun hasilnya masih belum pasti, tampaknya Geypens tidak akan diizinkan bermain sepakbola di lapangan Belanda selama belum ada kejelasan mengenai statusnya.
Sementara itu, Garudayaksa FC baru saja mengumumkan pelantikan Widodo C Putro sebagai pelatih kepala mereka. Dalam pernyataan resmi, Garudayaksa FC menyatakan, “Penantian telah berakhir. Perkenalkan pelatih kepala kami yang baru, @widodocp7.”
Garudayaksa FC saat ini berada di posisi kedua klasemen Liga 2 Championship, hanya terpaut 2 poin dari Adhyaksa yang berada di puncak. Tim ini telah mengalami 4 kali pergantian pelatih sepanjang musim ini, dan diharapkan kehadiran Widodo dapat membawa tim semakin berkembang.
Deltras FC, di sisi lain, saat ini berada di posisi ke-5 Grup B dengan 33 poin. Tim ini juga berusaha untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen menjelang akhir musim.
FC Emmen dijadwalkan melakoni pertandingan pekan ke-33 Eerste Divisie pada 25 Maret 2026, di mana hasil dari pertandingan ini akan menjadi penting untuk menentukan langkah selanjutnya bagi tim.
Dengan situasi yang terus berkembang, para pengamat sepakbola akan terus memantau perkembangan terkait status Tim Geypens dan dampaknya terhadap karirnya serta performa Garudayaksa FC di Liga 2.
Details remain unconfirmed.












