“Keputusan Houthi untuk bergabung dalam konflik Timur Tengah yang lebih luas menandai eskalasi yang serius dan sangat mengkhawatirkan,” kata Farea Al-Muslimi, seorang analis. Houthi baru-baru ini meluncurkan serangkaian rudal balistik yang menargetkan lokasi militer sensitif di Israel, menandakan keterlibatan mereka dalam ketegangan yang semakin meningkat antara Iran dan sekutunya melawan AS dan Israel.
Houthi mengklaim bahwa operasi militer mereka adalah respons yang sah terhadap agresi AS dan Israel. Mereka telah menunjukkan kesiapan untuk melanjutkan aksi militer hingga agresi di semua front dihentikan. Serangan ini dikhawatirkan akan memicu perang meluas ke Laut Merah, yang dapat mengganggu jalur pelayaran internasional.
Houthi, yang telah menguasai Sanaa dan sebagian besar Yaman utara sejak akhir 2014, sebelumnya telah mendukung Iran dalam konflik melawan AS dan Israel. Dalam beberapa bulan terakhir, mereka juga menyerang kapal-kapal di Laut Merah dan Teluk Aden yang berafiliasi dengan Israel, meningkatkan ketegangan di kawasan tersebut.
Menurut laporan, Houthi telah mengakibatkan 12 tentara AS terluka dalam serangan drone baru-baru ini. Selain itu, Saudi Arabia telah mengalihkan beberapa ekspor minyaknya melalui Laut Merah sebagai respons terhadap konflik yang sedang berlangsung.
Houthi mengontrol daerah padat penduduk di Yaman, yang menimbulkan ancaman bagi Selat Bab al-Mandab, jalur penting bagi perdagangan global. Operasi militer Houthi merupakan bagian dari strategi regional yang lebih luas yang melibatkan Iran, Palestina, Irak, dan Lebanon.
Houthi juga mengklaim bahwa operasi mereka hanya menyasar “musuh yaitu Israel dan Amerika.” Namun, setiap langkah yang mengancam pelayaran di Laut Merah dapat “memicu intervensi langsung Amerika,” kata Salah Ali Salah, seorang analis keamanan.
Konflik ini telah menyebabkan penderitaan kemanusiaan yang signifikan di Yaman, di mana banyak warga sipil terjebak dalam pertempuran. Situasi ini menambah kompleksitas dalam upaya penyelesaian damai yang sudah sulit di kawasan tersebut.
Dengan ketegangan yang terus meningkat, perhatian dunia tertuju pada bagaimana Houthi dan sekutunya akan melanjutkan operasi mereka dan dampaknya terhadap stabilitas ekonomi global. Houthi telah menegaskan bahwa mereka akan terus beroperasi hingga semua bentuk agresi dihentikan.
Details remain unconfirmed.













