Pemerintah Provinsi Gorontalo menggelar apel pegawai dan halal bihalal pasca Idulfitri 1447 Hijriyah di halaman Rumah Jabatan Gubernur. Gubernur Gusnar Ismail bertindak sebagai Inspektur dalam apel tersebut, yang dihadiri oleh Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie, para pejabat, dan pegawai.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Gusnar Ismail menyampaikan, “Mumpung ini masih suasana lebaran saya berharap kita saling maaf memaafkan.” Pernyataan ini menegaskan pentingnya momen halal bihalal sebagai waktu untuk mempererat hubungan antar pegawai.
Di sisi lain, halal bihalal juga dilaksanakan oleh PC LPPNU Gresik pada Ahad, 29 Maret 2026, di Padepokan Al Barokah, Desa Dalegan, Kecamatan Panceng Gresik. Kegiatan ini dianggap penting sebagai evaluasi perjalanan organisasi dan kesiapan menjalankan program sebelum masa kepengurusan berakhir.
Ketua PC LPPNU Gresik menyatakan, “Halal bihalal ini penting sebagai evaluasi perjalanan PC LPPNU Gresik sekaligus kesiapan menjalankan program sebelum masa kepengurusan berakhir.” Hal ini menunjukkan bahwa acara tersebut tidak hanya sekadar tradisi, tetapi juga bagian dari proses organisasi.
Selain itu, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) juga menyelenggarakan halal bihalal pada Ahad, 29 Maret, di kediaman Kepala Tata Usaha FKM Unimus. Acara ini dimulai pukul 08.45 WIB dan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Dekan FKM Unimus, Prof Dr Sayono, menegaskan pentingnya menjaga nilai kebersamaan dan sinergi dalam menjalankan tugas kelembagaan. Ia menyatakan, “Momentum Syawal ini bukan sekadar tradisi silaturahmi, tetapi juga menjadi titik refleksi untuk memperbaiki diri dan memperkuat komitmen kita dalam memberikan kinerja terbaik bagi institusi.”
Tradisi halal bihalal ini merupakan bagian penting dari budaya masyarakat Indonesia, terutama setelah Idulfitri, yang bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan saling memaafkan.
Dengan berbagai kegiatan yang berlangsung di Gorontalo dan Gresik, terlihat bahwa masyarakat masih sangat menghargai tradisi ini. Rangkaian acara ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi hubungan antar individu dan organisasi.
Details remain unconfirmed.














