“Pemain Pumas tersebut melakukan kontak dengan pemain Chivas terlebih dahulu sebelum menyentuh bola,” ujar Fernando Guerrero, yang mengkritik keputusan wasit José Peñuelas dalam pertandingan antara Chivas Guadalajara dan Pumas UNAM.
Pertandingan yang berlangsung pada 5 April 2026 di Estadio Akron ini berakhir dengan kemenangan Chivas dengan skor 2-0. Chivas saat ini berada di puncak klasemen Liga MX Clausura 2026 dengan total 30 poin.
Guerrero menambahkan, “Kontak yang terjadi di atas pergelangan kaki lawan, ketika benturan terjadi sebelum bola tersentuh, secara otomatis masuk dalam kategori pelanggaran serius yang diatur dalam statuta.” Ia merujuk pada insiden di mana Rodrigo López dari Pumas melakukan pelanggaran terhadap Rubén González.
Selama pertandingan, Chivas mencatatkan 6 tembakan tepat sasaran, sementara Pumas hanya 2. Chivas juga melakukan 12 pelanggaran, sedangkan Pumas melakukan 5 pelanggaran.
Wasit Ismael López Peñuelas mengeluarkan 6 kartu kuning dalam pertandingan ini, dengan Chivas menerima 2 kartu kuning dan Pumas 4 kartu kuning. Keputusan untuk tidak mengeluarkan Rodrigo López tentu memberikan keuntungan strategis bagi Pumas UNAM.
Insiden ini menambah panjang daftar perdebatan mengenai kualitas arbitrase di Liga MX. Meskipun VAR tidak merekomendasikan tinjauan terhadap insiden yang melibatkan López, kritik terhadap keputusan wasit tetap mengemuka.
Chivas, yang dikenal sebagai tim yang kuat di Liga MX, menunjukkan performa yang solid dalam pertandingan ini, memperkuat posisi mereka di klasemen. Dengan kemenangan ini, mereka berharap dapat mempertahankan momentum positif dalam pertandingan mendatang.
Dengan hasil ini, Chivas semakin dekat untuk meraih gelar di Liga MX Clausura 2026, sementara Pumas harus mengevaluasi performa mereka untuk meningkatkan hasil di pertandingan berikutnya.













