wartawarganews

Latest News, Stories and Updates from Citizens

Goldprice: Harga Emas Turun: Antam, UBS, dan Galeri24 Mengalami Penurunan

goldprice — ID news

What observers say

Harga emas di Indonesia mengalami penurunan yang signifikan pada tanggal 24 Maret 2026. Harga emas Antam turun sebesar Rp10.000 menjadi Rp2.872.000 per gram, sementara harga emas UBS dan Galeri24 juga mengalami penurunan yang sama, masing-masing menjadi Rp2.852.000 dan Rp2.838.000 per gram.

Harga beli kembali emas Antam kini berada di Rp2.333.000 per gram, sedangkan harga beli kembali emas UBS dan Galeri24 masing-masing adalah Rp2.659.000 dan Rp2.662.000 per gram. Penurunan harga ini mengikuti tren yang telah terlihat sebelumnya, di mana harga emas Antam juga mengalami penurunan Rp50.000 menjadi Rp2.893.000 per gram pada tanggal 20 Maret 2026.

Secara keseluruhan, harga emas telah kehilangan sekitar 6% dalam dua sesi berturut-turut di bulan Maret 2026. Sebelumnya, harga emas sempat diperdagangkan di sekitar $4.500 per ons pada tanggal 19 Maret 2026, setelah menembus level psikologis $5.000 pada bulan yang sama.

Penurunan harga emas ini terjadi setelah periode konsolidasi di dekat harga tertinggi sepanjang masa. Para analis memperkirakan bahwa fluktuasi harga emas dapat terus berlanjut, mengingat kondisi pasar yang tidak menentu dan faktor-faktor ekonomi global yang mempengaruhi permintaan dan penawaran.

Antam, sebagai salah satu produsen emas terkemuka di Indonesia, menyatakan bahwa harga emas dapat berubah sewaktu-waktu, mencerminkan dinamika pasar yang cepat. Hal ini menjadi perhatian bagi para investor yang memantau pergerakan harga emas untuk keputusan investasi mereka.

Dengan penurunan harga yang terus berlanjut, banyak pengamat pasar yang mempertanyakan apakah tren ini akan berlanjut atau akan ada pemulihan harga dalam waktu dekat. Beberapa pihak optimis bahwa harga emas mungkin akan kembali stabil, tetapi ketidakpastian tetap ada.

Detail tetap belum terkonfirmasi mengenai faktor-faktor spesifik yang menyebabkan penurunan ini, dan para investor diharapkan untuk tetap waspada terhadap perkembangan selanjutnya di pasar emas.