Seberapa besar potensi dan target produksi padi gogo di Sukabumi pada tahun 2026? Kabupaten Sukabumi menargetkan penanaman padi gogo seluas 17.558 hektare pada tahun tersebut, sejalan dengan target nasional yang mencapai 320 ribu hektare. Hal ini menunjukkan komitmen daerah dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Menurut data dari Kementerian Pertanian, realisasi tanam padi gogo di Sukabumi pada tahun 2025 telah mencapai 23.231,6 hektare. Ini menunjukkan bahwa petani di daerah tersebut telah aktif dalam mengembangkan lahan pertanian mereka. Dengan potensi pengembangan padi gogo yang mencapai 37.000 hektare, Sukabumi memiliki peluang besar untuk meningkatkan produksi beras.
Poligonisasi lahan padi gogo di Sukabumi dilaksanakan mulai 11 hingga 13 Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan data luas lahan yang lebih akurat untuk KSA BPS. Nandang Sudrajat, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, menjelaskan bahwa poligonisasi padi gogo adalah upaya untuk memasukkan produksi padi gogo ke dalam sampling KSA BPS. Hal ini penting agar produksi padi gogo dapat diperhitungkan dalam statistik nasional.
Produksi padi gogo Kabupaten Sukabumi diperkirakan dapat mencapai 46 ribu ton pada tahun 2026. Leli Nuryati dari Kementerian Pertanian berharap kegiatan poligonisasi ini dapat diintegrasikan dengan frame KSA yang digunakan BPS dalam menghitung produksi padi. Dengan demikian, data yang dihasilkan akan lebih akurat dan dapat digunakan untuk perencanaan yang lebih baik.
Dalam konteks yang lebih luas, Kementerian Pertanian berupaya meningkatkan produksi beras nasional melalui pengembangan padi gogo. Aep Majmudin, seorang pejabat di Kementerian Pertanian, menyatakan, “Kami ingin memastikan petani padi gogo mendapatkan perhatian yang sama dalam perhitungan produksi nasional. Ini adalah wujud nyata dukungan kami terhadap ketersediaan beras bagi masyarakat.” Ini menunjukkan bahwa pemerintah berkomitmen untuk mendukung petani dalam meningkatkan hasil pertanian mereka.
Ujang Sofyan Syarif, petani lokal, juga menyampaikan harapannya agar program ini dapat memotivasi petani untuk terus menanam setiap tahun, bahkan dua kali setahun, dengan dukungan pemerintah. Ini mencerminkan semangat petani untuk beradaptasi dan meningkatkan produktivitas mereka dalam menghadapi tantangan pertanian.
The wider picture
Dengan target kontribusi Sukabumi terhadap target Jawa Barat sebesar 43,37%, jelas bahwa daerah ini memainkan peran penting dalam pencapaian target nasional. Namun, tantangan tetap ada, termasuk cuaca dan kondisi lahan yang dapat mempengaruhi hasil panen. Detail tetap belum terkonfirmasi mengenai bagaimana kebijakan baru akan diterapkan untuk mendukung petani dalam mencapai target ini.














