Apakah penurunan performa Erling Haaland mempengaruhi peluang Manchester City di Liga Champions? Ya, karena Haaland hanya mencetak empat gol dalam 17 penampilan terakhirnya, dan Manchester City baru saja tersingkir dari Liga Champions oleh Real Madrid.
Dalam dua pertemuan terakhir, Real Madrid berhasil mengalahkan Manchester City dengan skor 3-0 di Santiago Bernabeu dan 2-1 di Etihad Stadium. Saat ini, Manchester City berada di posisi kedua di Premier League dengan 61 poin.
Haaland, yang memiliki lebih dari empat juta pelanggan di saluran YouTube-nya, merupakan bagian dari tren yang semakin berkembang di kalangan pemain Premier League yang meluncurkan saluran YouTube. Beberapa pemain lain, seperti Anton Stach dan Largie Ramazani dari Leeds United, juga telah meluncurkan saluran mereka sendiri.
YouTube sendiri memiliki satu miliar jam tayang setiap hari dan sekitar 2,7 miliar pengunjung bulanan, menunjukkan potensi besar bagi para pemain untuk terhubung dengan penggemar mereka.
Wayne Rooney, seorang analis sepak bola, mengungkapkan keheranannya ketika Haaland digantikan dalam pertandingan penting tersebut. “Saya ingin melihatnya tetap bermain lebih lama dan City mencoba mencetak gol kedua,” katanya.
Rooney juga menambahkan, “Pep dan Haaland tahu bahwa pertandingan sudah berakhir, jadi mereka memilih untuk mengistirahatkannya.” Ini menunjukkan bahwa keputusan untuk mengganti Haaland mungkin didasarkan pada strategi jangka panjang, meskipun bisa jadi merugikan tim dalam situasi krusial.
Dengan Manchester City yang tersingkir dari Liga Champions, fokus kini beralih ke Premier League, di mana mereka harus berjuang untuk mempertahankan posisi mereka di papan atas. Sementara itu, performa Haaland akan menjadi sorotan, dan banyak yang menantikan apakah ia dapat kembali ke bentuk terbaiknya.
Details remain unconfirmed.











