“Ini adalah momen yang sangat, sangat berat. Ada saat-saat dalam pertandingan di mana kami tidak menyesuaikan transisi dan itu harus dibayar mahal dengan gol,” kata Manuel Fuster setelah pertandingan.
Dalam laga yang berlangsung di Ipurua pada 29 Maret 2026, SD Eibar berhasil mengalahkan UD Las Palmas dengan skor 3-1. Pertandingan ini menjadi penting bagi Eibar yang berusaha bersaing di papan atas LaLiga Hypermotion.
Gol pembuka Eibar dicetak oleh Ander Madariaga pada menit ke-15, namun Las Palmas segera menyamakan kedudukan melalui Manuel Fuster hanya satu menit kemudian, pada menit ke-16.
Javi Marton menjadi bintang dalam pertandingan ini dengan mencetak dua gol untuk Eibar, yang pertama pada menit ke-30 dan yang kedua pada menit ke-42. Kiper Dinko Horkas dari Las Palmas mengalami kesulitan saat mencoba menangkap bola pada gol pertama Eibar.
Setelah kemenangan ini, Eibar mengoleksi 48 poin, sementara Las Palmas sebelumnya memiliki 51 poin. Meskipun Las Palmas mendominasi penguasaan bola sepanjang pertandingan, mereka tidak mampu memanfaatkan peluang yang ada.
“Kami sangat kecewa dengan hasilnya. Kami harus menatap dua pertandingan kandang sekarang. Kami percaya kami bisa melakukannya,” ungkap Enzo Loiodice, pemain Las Palmas, setelah pertandingan.
Kirian Rodriguez menambahkan, “Kami harus kembali meminimalisir kebobolan agar bisa kembali bersaing di papan atas.” Kekalahan ini tentunya menjadi pelajaran berharga bagi Las Palmas untuk memperbaiki performa mereka di laga-laga mendatang.
Eibar melakukan rotasi dengan memasukkan Jon Bautista, sementara Las Palmas mencoba menambah daya serang dengan memasukkan Estanis Pedrola, Iker Bravo, dan Pejino.
Kekalahan ini membuat para pemain Las Palmas kecewa, dan mereka harus segera bangkit untuk menghadapi tantangan berikutnya.












