wartawarganews

Latest News, Stories and Updates from Citizens

Dollar hari ini: Kurs : Rupiah Menguat Tipis di Pasar

dollar hari ini — ID news

Rupiah pernah menyentuh dan melampaui level Rp17.000 pada puncak tekanan pandemi Covid-19 di April 2020 dan kembali sebentar di 2023. Pada 30 Maret 2026, kurs dolar rupiah dibuka dalam tekanan yang belum mereda, dengan nilai tukar yang menunjukkan pergerakan yang beragam di beberapa bank besar di Indonesia.

Kurs e-Rate di Bank Central Asia (BCA) adalah Rp 16.935 per dolar AS untuk pembelian dan Rp 17.025 per dolar AS untuk penjualan. Sementara itu, Bank Rakyat Indonesia (BRI) mencatat kurs beli di Rp 16.959 dan kurs jual Rp 16.973 per dolar AS.

Di Bank Mandiri, pada 27 Maret 2026, kurs beli tercatat Rp 16.915 dan kurs jual Rp 16.945 per dolar AS. Bank Negara Indonesia (BNI) melaporkan kurs beli Rp 16.950 dan kurs jual Rp 17.030 per dolar AS pada 30 Maret 2026.

Rupiah ditutup menguat tipis di pasar spot Jakarta pada 30 Maret 2026, naik sekitar 7 poin atau 0,04 persen ke level Rp 16.904 per dolar AS. Sebelumnya, pada penutupan perdagangan 27 Maret 2026, kurs dolar rupiah berada di Rp 16.965, melemah 0,36%.

Indeks dolar AS (DXY) juga mencatat penguatan tipis sebesar 0,1% ke posisi 100 pada sesi yang sama. Tiga faktor utama yang menekan rupiah saat ini adalah volatilitas harga minyak, aksi jual asing, dan ekspektasi suku bunga Federal Reserve yang lebih tinggi.

“Level Rp17.000 per dolar AS adalah angka yang memiliki bobot psikologis besar bagi pasar keuangan Indonesia,” ungkap seorang analis pasar. Hal ini menunjukkan bahwa pasar masih mengawasi dengan cermat pergerakan nilai tukar yang mendekati level tersebut.

Dengan kondisi pasar yang masih bergejolak, para pengamat dan analis memperkirakan bahwa tekanan terhadap rupiah mungkin akan berlanjut, tergantung pada perkembangan ekonomi global dan kebijakan moneter yang diambil oleh bank sentral.

Details remain unconfirmed.