wartawarganews

Latest News, Stories and Updates from Citizens

Dividen BBRI: Rapat Umum Pemegang Saham dan Pembagian Dividen

dividen bbri — ID news

“Mekanisme persetujuan pembagian dividen dilakukan melalui RUPS dengan tetap memenuhi ketentuan regulator,” ungkap manajemen BRI menjelang Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan pada 10 April 2026 di Jakarta.

BRI telah membagikan dividen interim tahun buku 2025 sebesar Rp137 per saham, yang totalnya mencapai Rp20,63 triliun. Pembayaran dividen interim ini dilakukan pada 15 Januari 2026, sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk memberikan imbal hasil kepada pemegang saham.

Dengan laba bersih yang tercatat sebesar Rp57,13 triliun untuk tahun 2025, dividen tunai untuk tahun buku 2024 mencapai Rp51,73 triliun atau Rp343,40 per saham. Ini menunjukkan komitmen BRI dalam memberikan dividen yang menarik bagi pemegang saham.

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menambahkan, “Mempertimbangkan kondisi tersebut, seyogyanya kami memiliki ruang untuk memberikan dividen dengan payout ratio yang lebih tinggi dibandingkan dengan level histori yang selama ini ada.” Pernyataan ini mencerminkan optimisme manajemen terhadap kinerja keuangan perusahaan.

Dalam RUPST sebelumnya pada 25 Maret 2025, BRI membagikan dividen sebesar Rp51,73 triliun, yang merupakan 86% dari laba tahun buku 2024. Hal ini menunjukkan konsistensi BRI dalam memberikan imbal hasil yang signifikan kepada pemegang saham.

BRI juga telah menetapkan dividen interim tahun buku 2024 sebesar Rp20,33 triliun atau Rp135 per saham. Rasio dividen ditetapkan berdasarkan kewajaran kinerja profitabilitas dan kontribusi kepada pemegang saham.

Capital adequacy ratio (CAR) BRI mencapai 23,52% pada akhir 2025, yang menunjukkan posisi keuangan yang kuat dan kemampuan untuk mendukung pertumbuhan di masa depan.

Menjelang RUPST, manajemen BRI menyatakan, “Kinerja keuangan tahun buku 2025 akan diputuskan pada RUPST tahun 2026.” Ini menandakan bahwa keputusan mengenai dividen final untuk tahun buku 2025, yang diprediksi sebesar Rp187 per saham dengan rasio 85%, akan diumumkan pada pertemuan tersebut.

“Kira-kira segitulah. Nanti kan kami serahkan RUPS nanti,” tambah Riduan, menegaskan pentingnya RUPST dalam menentukan arah kebijakan dividen BRI ke depan.

BRI akan membahas perubahan anggaran dasar Perseroan dalam RUPST, yang dapat mempengaruhi strategi bisnis dan pembagian dividen di masa mendatang.