The numbers
Pada 15 Maret 2026, PT Jasa Marga mengumumkan pemberian diskon tarif tol sebesar 30 persen di sembilan ruas jalan tol Trans Jawa dan Trans Sumatra. Diskon ini berlaku selama empat hari, yaitu pada 15-16 Maret 2026 untuk arus mudik dan 26-27 Maret 2026 untuk arus balik. Puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada 18 Maret 2026, sementara puncak arus balik diprediksi terjadi pada 24 Maret 2026.
Dalam upaya mengatur arus lalu lintas, pengguna jalan diwajibkan untuk menggunakan satu kartu uang elektronik yang sama untuk tap in dan tap out. Hal ini diharapkan dapat mempermudah proses pembayaran dan mengurangi antrean di gerbang tol. Diskon tarif tol di ruas Batang-Semarang bahkan dapat mencapai total potongan tarif sekitar 46 persen, memberikan insentif lebih bagi pengguna jalan.
Untuk perjalanan dari Jakarta ke Tegal, tarif tol berkisar antara Rp 228.000 hingga Rp 240.000. Dengan adanya diskon ini, diharapkan lebih banyak pengguna jalan yang akan melakukan perjalanan lebih awal, sehingga distribusi lalu lintas dapat lebih terjaga dan merata. Rivan A. Purwantono, perwakilan PT Jasa Marga, menyatakan, “Pemberian diskon tarif tol pada periode Lebaran 2026 diharapkan dapat mendorong pengguna jalan untuk melakukan perjalanan lebih awal sehingga distribusi lalu lintas dapat lebih terjaga dan merata.”
Data menunjukkan bahwa sebanyak 108.140 kendaraan melintas menuju arah timur melalui Gerbang Tol Cikampek Utama pada periode H-10 hingga H-8 (11–13 Maret 2026). Angka ini mencerminkan tingginya minat masyarakat untuk melakukan perjalanan menjelang Lebaran. Diskon tarif tol diharapkan dapat memecah arus kepadatan kendaraan yang diperkirakan akan memuncak pada 18-19 Maret.
Namun, meskipun diskon tarif tol menarik, beberapa pengguna jalan tetap mempertimbangkan faktor lain. Akbar Yudhanto, seorang pengguna jalan, mengungkapkan, “Diskon tarif tol memang menarik, tetapi pertimbangan utama tetap pada ketersediaan waktu istri dan anak-anak.” Hal ini menunjukkan bahwa meskipun insentif finansial ada, keputusan untuk bepergian tetap dipengaruhi oleh faktor-faktor pribadi dan keluarga.
Dengan adanya kebijakan ini, PT Jasa Marga berharap dapat mengurangi kemacetan yang sering terjadi pada saat arus mudik dan arus balik Lebaran. Diskon tarif tol diharapkan dapat memberikan solusi bagi masyarakat yang ingin merayakan Lebaran dengan keluarga di kampung halaman tanpa harus terjebak dalam kemacetan yang berkepanjangan.
Secara keseluruhan, langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dan pihak terkait untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan selama periode Lebaran. Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan diskon ini sebaik mungkin untuk perjalanan yang lebih lancar dan menyenangkan.













