Sebelum pertandingan penting di Etihad Stadium pada 17 Maret 2026, harapan untuk Real Madrid cukup tinggi. Tim ini memiliki keunggulan agregat 3-0 dari leg pertama melawan Manchester City dan sejarah yang menguntungkan dengan enam kemenangan dari 16 pertemuan sebelumnya.
Namun, dengan kembalinya Antonio Rudiger dari cedera, susunan pemain Real Madrid mengalami perubahan signifikan. Rudiger, yang menyatakan, “Sekarang saya merasa sangat sehat,” kembali memperkuat lini pertahanan bersama Dean Huijsen, pemain muda yang dianggap menjanjikan di lini tengah.
Perubahan ini terjadi di tengah tantangan yang dihadapi Real Madrid, termasuk cedera yang dialami oleh pemain kunci seperti Kylian Mbappé dan Jude Bellingham. Meskipun demikian, kehadiran Huijsen dan Rudiger di lapangan memberikan motivasi tambahan bagi tim. Rudiger menambahkan, “Ini sangat memotivasi kami di ruang ganti Real Madrid.”
Di sisi lain, Manchester City datang dengan semangat tinggi, terutama dengan Erling Haaland yang telah mencetak 29 gol musim ini. Namun, keunggulan agregat Real Madrid memberikan tekanan pada tim tuan rumah untuk membalikkan keadaan.
Dengan Thibaut Courtois sebagai penjaga gawang utama, Real Madrid berharap untuk mempertahankan keunggulan mereka. Sementara itu, Kylian Mbappé akan memulai pertandingan dari bangku cadangan, menambah ketidakpastian tentang bagaimana strategi tim akan berkembang.
Perubahan ini tidak hanya mempengaruhi dinamika tim, tetapi juga menambah lapisan kompleksitas dalam pertandingan yang sangat dinanti-nantikan ini. Dengan kedua tim memiliki motivasi yang tinggi, hasil akhir pertandingan ini akan sangat menentukan bagi perjalanan mereka di kompetisi ini.
Real Madrid, dengan catatan sejarah yang kuat melawan Manchester City, berusaha untuk melanjutkan dominasi mereka. Namun, tantangan dari tim tuan rumah yang dipimpin oleh Haaland tidak bisa dianggap remeh.
Details remain unconfirmed.














