Perceraian Agnes Jennifer dan David Clement telah menjadi sorotan publik setelah sidang perdana digelar pada 16 Maret 2026, yang bertepatan dengan anniversary pernikahan mereka. Keputusan ini diambil setelah isu perselingkuhan David mencuat pada tahun 2025, yang melibatkan orang tua murid di sekolah anak mereka.
Agnes mengungkapkan bahwa keputusan untuk bercerai adalah keinginannya sendiri, tanpa dipengaruhi oleh pihak lain. “Saya ingin menjelaskan bahwa keputusan ini sepenuhnya milik saya dan tidak dipengaruhi oleh orang lain,” kata Agnes. Ia juga menambahkan, “Tapi jangan khawatir, saya sudah move on sejak beberapa waktu lalu.”
Agnes sempat berusaha mempertahankan rumah tangganya sebelum akhirnya memutuskan untuk bercerai. Ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada semua orang yang telah mendoakan keutuhan rumah tangganya, meskipun akhirnya harus menghadapi kenyataan pahit ini.
Dalam pernyataannya, Agnes menyebutkan bahwa alasan perceraian yang diajukan dapat disetujui oleh agama Katolik, seperti zina atau KDRT. Hal ini menunjukkan bahwa ia telah mempertimbangkan berbagai aspek sebelum mengambil langkah ini.
Isu perselingkuhan yang melibatkan David menjadi viral di media sosial pada awal 2025, yang semakin memperburuk situasi rumah tangga mereka. Agnes menegaskan bahwa ia telah mencoba yang terbaik untuk mempertahankan hubungan tersebut, namun akhirnya sampai pada titik di mana ia tidak bisa lagi melanjutkan. “Saya telah mencoba yang terbaik, dan sayangnya saya telah sampai pada titik di mana saya tidak bisa lagi melanjutkan,” ujarnya.
Sidang perdana perceraian ini menjadi momen yang penuh emosi, terutama karena jatuh pada tanggal yang memiliki makna khusus bagi pasangan tersebut. “Bisa-bisanya, hari pertama sidang = wedding anniversary,” ungkap Agnes dengan nada yang mencerminkan kesedihan dan kelegaan.
Dengan perceraian ini, Agnes dan David kini harus menghadapi masa depan yang tidak pasti. Masyarakat menantikan perkembangan selanjutnya dari kasus ini, terutama terkait dengan pembagian harta dan hak asuh anak.
Details remain unconfirmed.












