Google dikabarkan tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah perusahaan asal China, termasuk Envicool, terkait pengadaan sistem pendingin cair untuk pusat data (data center) kecerdasan buatan (AI). Diskusi ini muncul setelah tim pengadaan dari Google Taiwan mengunjungi China.
Teknologi pendingin cair—di mana cairan bersirkulasi di sekitar peralatan komputasi—telah menjadi penting untuk data center AI, karena chip berperforma tinggi menghasilkan panas yang jauh lebih besar daripada yang dapat ditangani oleh sistem pendingin udara tradisional. Hal ini menunjukkan kebutuhan mendesak untuk solusi pendinginan yang lebih efisien.
Envicool, yang didirikan pada tahun 2005, kini memiliki nilai sekitar $14 miliar dan melaporkan peningkatan pendapatan sebesar 40% selama sembilan bulan pertama tahun ini. Pertumbuhan ini mencerminkan permintaan yang semakin meningkat untuk sistem pendingin yang efektif di tengah perkembangan pesat teknologi AI.
Pasar pendingin cair masih terfragmentasi, dengan banyak pemasok yang menyuplai berbagai komponen. Perusahaan-perusahaan China seperti Lingyi iTech dan Feilong Auto Components mulai mendapatkan perhatian di pasar pendingin, menandakan pergeseran dalam rantai pasokan global.
Sementara itu, perusahaan-perusahaan Taiwan seperti Foxconn, Auras Technology, dan Delta Electronics tetap menjadi pemasok kunci bagi Google di Asia. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat posisi Google dalam perlombaan global untuk memperluas kapasitas pusat data AI.
Ketegangan antara AS dan China tidak menghalangi kemajuan dalam sektor teknologi, dan kerjasama antara Google dan perusahaan-perusahaan China menunjukkan adanya peluang meskipun ada tantangan politik. Ini juga mencerminkan bagaimana perusahaan-perusahaan teknologi berusaha untuk beradaptasi dengan kondisi pasar yang terus berubah.
Reaksi awal terhadap potensi kolaborasi ini menunjukkan optimisme di kalangan para pemangku kepentingan industri, yang melihatnya sebagai langkah positif untuk inovasi dalam teknologi pendinginan. Namun, detail lebih lanjut mengenai kesepakatan ini masih belum dikonfirmasi.














