wartawarganews

Latest News, Stories and Updates from Citizens

Cuaca: Update di Jawa Timur dan Jakarta

cuaca — ID news

Kondisi cuaca ekstrem berisiko menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor. Wilayah Jawa Timur diprakirakan mengalami peningkatan potensi hujan sedang hingga lebat dari 11–20 Maret 2026. Untuk mengatasi hal ini, BMKG dan BPBD Jawa Timur melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dari 16 hingga 25 Maret 2026.

Tim gabungan telah melakukan 7 sorti penerbangan dengan total durasi 14 jam 1 menit selama tiga hari pertama pelaksanaan OMC. Sebanyak 6.800 kg bahan semai digunakan dalam operasi ini. Hasil evaluasi menunjukkan kejadian hujan lebat menurun hingga sekitar 70 persen, sementara hujan sangat lebat berkurang sekitar 25 persen setelah intervensi modifikasi cuaca.

Di Jakarta, cuaca diperkirakan mayoritas berawan hingga hujan ringan saat malam takbiran pada 21 Maret 2026. BMKG mencatat fenomena Gerak Semu Tahunan Matahari terjadi pada 21-23 Maret 2026, dengan suhu di Jakarta Timur diperkirakan 24-32°C dan kelembapan 58-87 persen.

Kondisi cuaca di Jakarta didominasi awan tebal dengan potensi hujan ringan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan ringan saat malam takbiran. “Masyarakat yang akan merayakan malam takbiran diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan ringan,” kata BMKG.

Menurut Alif Kurniawan, “Langkah aktif ini terbukti efektif menurunkan rata-rata curah hujan hingga 40 persen dibandingkan kondisi normal tanpa intervensi.” Namun, BMKG juga mengingatkan bahwa kondisi ini menunjukkan bahwa risiko cuaca ekstrem masih perlu diwaspadai selama periode tersebut.

Dengan adanya operasi modifikasi cuaca ini, diharapkan dampak negatif dari cuaca ekstrem dapat diminimalisir, meskipun masyarakat tetap diminta untuk waspada terhadap kemungkinan bencana hidrometeorologi yang bisa terjadi.