“Kita harus menghilangkan rasa takut gagal. Saya tahu ini sulit dalam situasi ini, kita harus membebaskan diri, kembali menjadi diri sendiri, dari sudut pandang individu dan kolektif,” ungkap pelatih Córdoba CF, Iván Ania, setelah pertandingan melawan Mirandés di El Arcángel.
Córdoba CF bermain imbang 2-2 melawan tim juru kunci, Mirandés, dalam laga yang dihadiri oleh 12.813 penonton. Hasil ini membuat Córdoba CF mengumpulkan 42 poin, namun mereka masih membutuhkan delapan poin lagi untuk mencapai target 50 poin di liga.
Diego Bri membuka skor untuk Córdoba CF pada menit ke-12, diikuti oleh gol kedua yang dicetak oleh Adri Fuentes pada menit ke-46, membuat tim tuan rumah unggul 2-0. Namun, situasi berubah ketika Carlos Fernandez dari Mirandés berhasil mencetak gol melalui penalti pada menit ke-53, sebelum menyamakan kedudukan dengan gol keduanya pada menit ke-62.
“Kami merasa kecewa karena sempat unggul 2-0 tapi menyia-nyiakan poin. Saat tidak memimpin, permainan kami terkadang menjadi tidak teratur,” tambah Ania, menyoroti tantangan yang dihadapi timnya dalam mempertahankan keunggulan.
Ruben Alves kembali bermain setelah absen selama empat bulan akibat cedera, memberikan harapan baru bagi tim. Namun, Adilson Mendes Martins harus ditarik keluar akibat cedera lutut, menambah beban bagi Córdoba CF yang belum meraih kemenangan dalam tujuh laga terakhir.
Dengan hasil ini, Córdoba CF tetap berjuang untuk menghindari degradasi dan fokus pada pencapaian 50 poin. Mereka berharap untuk meraih kemenangan di pertandingan berikutnya melawan Coruña, yang menjadi langkah penting dalam usaha mereka untuk tetap bertahan di liga.












