Cinema XXI telah meluncurkan XXI Screen Bag, sebuah tas multifungsi yang terbuat dari layar bioskop bekas. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya keberlanjutan perusahaan yang bertujuan untuk mengurangi limbah dan mendukung anak-anak penyintas melalui penjualan tas tersebut.
Proses dari konsep hingga produksi tas ini memakan waktu lebih dari satu tahun. Lebih dari 1.000 m2 layar bekas telah diolah untuk membuat sekitar 1.000 tas yang dijual dengan harga Rp180.000 per paket, yang juga termasuk minuman ringan dan popcorn.
Hasil penjualan XXI Screen Bag disalurkan melalui Rumah Faye, sebuah organisasi yang mendukung anak-anak penyintas. Faye menyatakan, “Kolaborasi ini diharapkan membuka jalan bagi para penyintas untuk membangun masa depan yang lebih mandiri dan bermakna.”
Selain itu, Cinema XXI juga telah mendaur ulang sekitar 4.500 lembar sarung kursi bioskop menjadi 1.600 bantal serbaguna. Pada tahun 2024, perusahaan ini mengumpulkan total 138.790,32 kilogram minyak jelantah dan mengalokasikan Rp238 miliar untuk program Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang sosial.
Cinema XXI secara rutin memperbarui fasilitas bioskop, termasuk layar, yang kemudian didaur ulang. Dengan adanya inisiatif XXI Screen Bag, Cinema XXI menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan dan inovasi dalam mengelola limbah bioskop.
XXI Screen Bag dirilis pada November 2025 sebagai koleksi terbatas dan tersedia di 25 bioskop Cinema XXI. Inisiatif ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak langkah keberlanjutan di industri perfilman.
Dengan demikian, Cinema XXI terbuka terhadap inisiatif keberlanjutan baru yang dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Rencana ke depan mencakup pengembangan lebih lanjut dari program daur ulang dan CSR yang ada.
Hingga saat ini, Cinema XXI terus berupaya untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keberlanjutan di kalangan penonton dan masyarakat luas. Detail tetap belum terkonfirmasi mengenai langkah-langkah selanjutnya yang akan diambil oleh perusahaan.














