wartawarganews

Latest News, Stories and Updates from Citizens

Brahim Díaz dan Kontroversi Piala Afrika 2026

brahim díaz — ID news

Keputusan kontroversial oleh Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) telah mengubah hasil final Piala Afrika 2026, di mana Morocco dinyatakan sebagai juara setelah kemenangan Senegal 1-0 dibatalkan dan diubah menjadi kemenangan default 3-0 untuk Morocco. Ini merupakan momen bersejarah bagi Morocco, yang meraih gelar Piala Afrika pertama mereka sejak 1976.

Dalam final tersebut, Brahim Díaz berperan penting, namun penalti yang dilakukannya berhasil diselamatkan oleh kiper Senegal, Édouard Mendy. Kejadian ini memicu protes dari pemain Senegal, yang meninggalkan lapangan saat waktu tambahan berlangsung.

CAF mengutip pasal 82 dari regulasi turnamen untuk membenarkan keputusan tersebut. Abdoulaye Seydou Sow, perwakilan Senegal, menyatakan, “Kami tidak akan mundur. Hukum ada di pihak kami,” dan menambahkan bahwa keputusan ini adalah “sebuah travesti yang tidak memiliki dasar hukum.”

Senegal berencana untuk mengajukan banding atas keputusan ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga. Sementara itu, Morocco telah ditarik untuk menghadapi Brasil, Skotlandia, dan Haiti di Piala Dunia 2026, sementara Senegal akan bertanding melawan Prancis, Norwegia, dan pemenang playoff.

Walid Regragui, pelatih Morocco, telah meninggalkan posisinya setelah kritik atas kegagalan timnya untuk memenangkan gelar AFCON. Ini menambah ketegangan dalam hubungan antara kedua negara yang bersaing di panggung sepak bola internasional.

Di sisi lain, Brahim Díaz juga tampil dalam pertandingan UEFA Champions League di mana Real Madrid bermain imbang 1-1 melawan Manchester City. Real Madrid berhasil melaju ke perempat final setelah menang 3-0 di leg pertama.

Keputusan CAF ini menimbulkan ketidakpastian di kalangan penggemar dan analis sepak bola, dengan banyak yang menunggu hasil banding dari Senegal. Detail tetap belum terkonfirmasi mengenai langkah selanjutnya dari kedua tim dan dampaknya terhadap reputasi sepak bola Afrika.