wartawarganews

Latest News, Stories and Updates from Citizens

Bpk: Pemeriksaan RI Dimulai di Jambi

bpk — ID news

Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 oleh BPK RI dimulai pada April 2026. Kegiatan ini diadakan secara daring dari Ruang Rapat Wali Kota Jambi, dengan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Bupati Kutai Kartanegara.

Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan komitmennya terhadap tata kelola keuangan yang akuntabel dan transparan. Ia menyatakan, “Persoalan aset, khususnya pencatatan aset lama, masih menjadi tantangan,” yang menunjukkan adanya perhatian terhadap pengelolaan aset daerah.

Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah menyiapkan dokumen pendukung untuk pemeriksaan ini. Proses pemeriksaan LKPD Kabupaten Kutai Kartanegara sendiri direncanakan berlangsung selama 35 hari kerja.

Bupati Kutai Kartanegara juga menyampaikan komitmennya, dengan menyatakan, “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah secara transparan dan akuntabel.” Ini menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas tata kelola keuangan.

Belanja pegawai di Kota Jambi diketahui berada di atas 50 persen dari anggaran, yang menjadi perhatian dalam pengelolaan keuangan daerah. Menteri PKP juga menekankan pentingnya rekomendasi BPK untuk meningkatkan kualitas pengelolaan program perumahan.

“Rekomendasi BPK merupakan instrumen penting dalam meningkatkan kualitas pengelolaan program perumahan,” ungkap Menteri PKP, yang menunjukkan dukungan kementerian terhadap hasil pemeriksaan BPK.

Kementerian PKP berencana untuk menyusun rencana aksi guna menindaklanjuti rekomendasi BPK, yang diharapkan dapat memperkuat kemandirian fiskal daerah.

Direktur Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara V BPK RI, Widhi Widayat, menambahkan, “Ketepatan waktu ini menunjukkan komitmen dan sinergi yang baik dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang disiplin, transparan, dan berintegritas.” Ini menandakan bahwa semua pihak berusaha untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan.

Proses pemeriksaan ini bertujuan untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah dan memastikan bahwa pengelolaan keuangan dilakukan dengan baik. Rekomendasi yang diberikan oleh BPK diharapkan dapat diimplementasikan dengan efektif oleh pemerintah daerah.

Details remain unconfirmed.