What observers say
“Satu kemenangan lagi bagi salah satu tim, dan itu berarti tiket ke Piala Dunia 2026,” ungkap salah satu pengamat sebelum pertandingan antara Bosnia dan Herzegovina melawan Italia yang berlangsung di Stadion Bilino Polje, Zenica. Pertandingan ini merupakan final babak playoff kualifikasi Piala Dunia 2026, di mana kedua tim berjuang untuk meraih tempat di turnamen bergengsi tersebut.
Italia, yang terakhir kali berpartisipasi di Piala Dunia pada tahun 2014, sudah 12 tahun tidak tampil di ajang tersebut. Dalam dua edisi Piala Dunia terakhir, mereka mengalami kekalahan menyakitkan, termasuk kekalahan dari Makedonia Utara dengan skor 0-1, yang membuat mereka terpaksa absen dari Piala Dunia 2022. Sementara itu, Bosnia dan Herzegovina juga terakhir kali tampil di Piala Dunia pada tahun 2014 dan berharap untuk kembali ke panggung dunia.
Dalam pertandingan ini, Italia dan Bosnia saling beradu strategi. Statistik menunjukkan bahwa Bosnia mendominasi penguasaan bola dengan 65% dan mencatatkan 30 tembakan, sementara Italia hanya mencatatkan 9 tembakan. Namun, meskipun berada dalam tekanan, Italia menunjukkan ketahanan yang kuat.
Di babak pertama, Italia sempat unggul melalui gol Edin Džeko. Namun, Bosnia berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui gol Haris Tabakovic. Pertandingan yang ketat ini berlanjut hingga akhir waktu normal dan dilanjutkan ke adu penalti setelah kedua tim tidak dapat mencetak gol tambahan.
Dalam adu penalti, Bosnia tampil sangat tenang dan berhasil mengalahkan Italia dengan skor 4-1. Alessandro Bastoni dari Italia mendapat kartu merah dalam pertandingan ini, menambah kesulitan bagi timnya. Hasil ini memastikan Italia gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun, sebuah pencapaian yang sangat mengecewakan bagi tim yang sebelumnya pernah menjadi juara dunia.
Wasit pertandingan, Clement Turpin dari Prancis, memimpin laga ini dengan tegas. Keputusan-keputusan yang diambilnya menjadi sorotan, terutama dalam situasi-situasi krusial yang terjadi di lapangan. Pertandingan ini tidak hanya menjadi ajang untuk memperebutkan tiket ke Piala Dunia, tetapi juga menjadi momen penting bagi kedua tim untuk menunjukkan kemampuan mereka di panggung internasional.
Dengan hasil ini, Bosnia dan Herzegovina melanjutkan perjalanan mereka menuju Piala Dunia 2026, sementara Italia harus merenungkan langkah mereka ke depan dan mencari cara untuk kembali ke jalur kemenangan di kualifikasi mendatang. Details remain unconfirmed.













