Seberapa besar dividen yang akan diterima pemegang saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) untuk tahun buku 2025? BBNI telah menetapkan dividen sebesar Rp349,41 per saham, yang akan dibayarkan pada 7 April 2026.
Cum date untuk dividen ini ditetapkan pada 17 Maret 2026, sementara ex date ditetapkan pada 25 Maret 2026. Dengan keputusan ini, BBNI memberikan sinyal positif bagi para investor dan pemegang sahamnya.
PT Danantara Asset Management, yang merupakan pemegang saham terbesar dengan 22.378.387.749 saham atau sekitar 60% dari total saham beredar, berpotensi menerima sekitar Rp7,82 triliun dari pembagian dividen ini.
Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan yang memiliki 1.308.007.936 saham, diperkirakan akan menghasilkan dividen sekitar Rp456,96 miliar. PT Taspen (Persero) juga akan mendapatkan dividen sekitar Rp152,73 miliar dari kepemilikan 437.132.900 saham.
Winarno Tjajadi, dengan 780.000.000 saham, berpotensi menerima dividen sekitar Rp272,54 miliar, sedangkan Employees Provident Fund Board dari Malaysia yang memegang 441.544.606 saham, diperkirakan akan memperoleh dividen sekitar Rp154,27 miliar.
Keputusan ini muncul setelah PT Danantara Asset Management berpotensi mengantongi dividen hingga triliunan rupiah dari pembagian laba BBNI. Hal ini menunjukkan kinerja yang baik dari BBNI dan kepercayaan investor terhadap prospek perusahaan.
Dengan pembayaran dividen yang dijadwalkan, para pemegang saham kini menantikan realisasi dari keputusan ini. Namun, rincian lebih lanjut mengenai distribusi dividen dan dampaknya terhadap kinerja saham BBNI masih perlu dikonfirmasi.
Details remain unconfirmed.













