Kasper Hjulmand menyatakan, “Apa pun mungkin terjadi dalam sepak bola, Anda hanya perlu memercayainya. Kami bermain melawan salah satu tim terbaik di Eropa.” Pernyataan ini mencerminkan semangat tim Bayer 04 Leverkusen saat mereka bersiap menghadapi tantangan besar di Emirates Stadium, London.
Bayer Leverkusen baru saja bermain imbang 1-1 melawan FC Arsenal dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Hasil ini memberikan harapan bagi Leverkusen untuk mencapai perempat final Liga Champions untuk pertama kalinya dalam 24 tahun.
Robert Andrich, kapten tim, menegaskan, “Leverkusen tidak ingin sekadar bermain tanpa target yang jelas.” Hal ini menunjukkan tekad tim untuk tidak hanya berpartisipasi, tetapi juga berjuang untuk meraih hasil yang lebih baik.
Leverkusen sebelumnya mengalami beberapa kesulitan di awal musim, termasuk kekalahan telak 2-7 dari Paris Saint-Germain dan 0-3 dari Bayern München. Namun, mereka berhasil bangkit dengan hasil imbang 1-1 melawan Bayern München baru-baru ini, menunjukkan peningkatan performa.
Arsenal, yang saat ini memimpin Premier League dan tidak terkalahkan dalam 13 pertandingan terakhir di semua kompetisi, menjadi lawan yang tangguh. Mereka baru saja meraih kemenangan 2-0 atas Everton, menambah kepercayaan diri mereka sebelum menghadapi Leverkusen.
Kai Havertz, yang mencetak gol penalti untuk menyamakan kedudukan bagi Arsenal di leg pertama, memiliki kontrak yang berlaku hingga 2028. Ini menunjukkan komitmennya untuk membantu timnya meraih kesuksesan.
Simon Rolfes menambahkan, “Hal ini memberikan kepercayaan diri dan kekuatan bagi tim.” Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun Leverkusen menghadapi tantangan besar, mereka tetap optimis dan percaya pada kemampuan mereka.
Leverkusen saat ini berada di posisi keenam Bundesliga, hanya tiga poin dari zona Liga Champions, dan mereka berharap untuk memperbaiki performa tandang mereka, di mana mereka hanya meraih empat kemenangan dari sepuluh pertandingan terakhir.
Dengan sejarah yang pernah membawa mereka ke final Liga Champions 24 tahun yang lalu, Leverkusen bertekad untuk tidak mengulangi kesalahan masa lalu dan berjuang keras untuk mencapai perempat final.
Setelah hasil imbang ini, perhatian kini tertuju pada leg kedua yang akan datang, di mana Leverkusen akan berusaha untuk memanfaatkan peluang dan meraih kemenangan di kandang sendiri.











