Apakah Barito Putera dapat mempertahankan dominasi mereka atas Persiku Kudus? Pertandingan yang berlangsung pada 29 Maret 2026 di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, menunjukkan bahwa meskipun Barito Putera telah mengalahkan Persiku Kudus dua kali sebelumnya, hasil kali ini berakhir imbang 1-1.
Barito Putera sebelumnya mencatat kemenangan 2-0 pada putaran pertama dan 1-0 pada putaran kedua musim ini. Namun, dalam pertandingan terbaru ini, mereka hanya mampu meraih satu poin setelah gol bunuh diri terjadi di menit injury time.
Gol pertama dalam pertandingan ini dicetak oleh Rizki Pora pada menit ke-75, memberikan harapan bagi tuan rumah. Namun, harapan itu sirna ketika Renan Alves mencetak gol bunuh diri pada menit 90+5, yang membuat skor menjadi imbang.
Selama pertandingan, Barito Putera memiliki penguasaan bola sebesar 53% dan melakukan 27 pelanggaran, sementara Persiku Kudus melakukan 16 pelanggaran. Statistik ini menunjukkan bahwa Barito Putera lebih mendominasi permainan, meskipun hasil akhir tidak sesuai harapan mereka.
Isnan Ali, pelatih Barito Putera, menyatakan, “Kami sudah bertemu tim Persiku Kudus, ini yang ketiga, tentu kami tahu kekuatannya seperti apa, tapi kami juga sudah mempersiapkan cara kerja tim kami, taktikal juga sudah clear bersama pemain.” Pernyataan ini menunjukkan bahwa tim telah melakukan persiapan yang matang meskipun hasilnya tidak memuaskan.
Gol penyama kedudukan yang dramatis di menit akhir membuat hasil ini terasa pahit bagi tuan rumah. Hasil ini menjadi pengingat bahwa dalam sepak bola, setiap detik dapat mengubah hasil pertandingan.
Barito Putera dan Persiku Kudus telah bertemu dua kali sebelumnya pada musim ini, dan meskipun Barito Putera memiliki keunggulan dalam pertemuan sebelumnya, pertandingan ini menunjukkan bahwa Persiku Kudus tidak dapat dianggap remeh.
Kedepannya, kedua tim akan terus berjuang untuk meraih poin dalam kompetisi yang semakin ketat ini. Detail mengenai pertandingan selanjutnya masih belum terkonfirmasi.












