Pasar energi global mengalami ketidakstabilan akibat konflik, terutama antara AS dan Iran. Dalam konteks ini, Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, mengkonfirmasi bahwa pasokan energi nasional Indonesia aman selama periode Idul Fitri 2026.
Bahlil menyatakan, “Kami mengecek tentang ketersediaan BBM, baik itu solar maupun bensin, termasuk SPKLU, pengisian untuk kendaraan listrik.” Ia menambahkan bahwa pemerintah telah mengamankan sumber pasokan alternatif untuk minyak mentah karena konflik global yang sedang berlangsung.
Menurut Bahlil, cadangan minyak nasional Indonesia dipertahankan dalam rentang keselamatan 21 hingga 28 hari. “Alhamdulillah, kami dapat melaporkan bahwa atas kerjasama tim dan kerjasama dari masyarakat, Satgas di sektor ESDM, mulai dari 10 hari sebelum Hari Raya sampai dengan sekarang, Alhamdulillah berjalan baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bahlil menegaskan bahwa Indonesia tidak dalam kondisi darurat energi. Saat ini, sekitar 50% dari bensin yang digunakan di Indonesia masih diimpor, sementara separuhnya lagi berasal dari sumber domestik. “Kita harus saya yakinkan kepada rakyat Indonesia, bahwa solar kita Insya Allah tidak lagi kita lakukan impor,” tambahnya.
Pemerintah juga sedang mengoptimalkan operasi kilang domestik untuk terus mengisi kembali stok energi. Dengan langkah-langkah ini, Bahlil berharap masyarakat dapat menggunakan energi dengan bijak.
Melihat situasi global yang tidak menentu, Bahlil menekankan pentingnya kesiapan dan pengelolaan sumber daya energi yang efisien. “Saya menyampaikan di kesempatan ini bahwa sekalipun negara-negara lain, negara tetangga sebagian, sebagian negara di Asia udah mulai masuk dalam keadaan yang tidak diharapkan oleh hampir semua negara dalam hal ini darurat,” katanya.
Dengan adanya langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah, diharapkan Indonesia dapat menjaga stabilitas pasokan energi dan mengurangi ketergantungan pada impor, terutama menjelang momen-momen penting seperti Idul Fitri.
Ke depan, Bahlil dan pemerintah berkomitmen untuk terus memantau dan memastikan ketersediaan energi agar tidak ada gangguan yang berarti bagi masyarakat.














