Bagaimana perjalanan AS Roma di Liga Europa berakhir? AS Roma terhenti di 16 besar setelah kalah dari Bologna dengan skor 3-4 di leg kedua, yang membuat agregat pertandingan menjadi 4-5.
Pertandingan leg pertama berakhir imbang 1-1, memberikan harapan bagi Roma untuk melanjutkan langkah mereka. Namun, di leg kedua yang berlangsung di Stadion Olimpico, Roma harus menghadapi kenyataan pahit.
Bologna memimpin lebih dulu di menit ke-22 melalui gol Jonathan Rowe. Roma berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-31 berkat gol dari Evan Ndicka. Namun, Bologna kembali unggul setelah mendapatkan penalti di injury time babak pertama dan mencetak gol kedua melalui Federico Bernardeschi.
Di babak kedua, Roma mendapatkan penalti di menit ke-69, di mana Donyell Malen mencetak gol untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3. Lorenzo Pellegrini kemudian menyamakan skor menjadi 4-4 di menit ke-80, memberikan harapan baru bagi para pendukung Roma.
Namun, harapan itu sirna ketika Bologna mencetak gol ketiga di menit ke-111 melalui Nicolo Cambiaghi. Roma gagal mencetak gol balasan hingga akhir pertandingan, menandai akhir perjalanan mereka di Liga Europa musim ini.
AS Roma, yang dilatih oleh Gian Piero Gasperini, sebelumnya memiliki rekam jejak yang kuat di Liga Europa, termasuk menjadi runner-up dua kali pada tahun 1991 dan 2023. Dengan kekalahan ini, mereka harus merenungkan langkah selanjutnya dalam kompetisi domestik dan Eropa.
Detail lebih lanjut mengenai strategi dan rencana AS Roma ke depan masih belum terkonfirmasi, namun mereka diharapkan dapat segera bangkit dari hasil mengecewakan ini.











