What observers say
Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Kota Tangerang telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan kelancaran perjalanan para pemudik. Pada tanggal 18 Maret 2026, puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi, dan Pemkot Tangerang telah berhasil menyelesaikan sekitar 80 persen proyek perbaikan jalan di jalur-jalur strategis. Proyek ini berlangsung selama dua bulan terakhir, dan jalan-jalan yang diperbaiki termasuk Jalan Raya Daan Mogot, Jalan Raya Gatot Subroto, dan Jalan HOS Cokroaminoto.
Menurut Taufik Syahzaeni, pejabat Pemkot Tangerang, “Kami telah memasifkan proyek perbaikan jalan di titik-titik vital beberapa waktu terakhir untuk memastikan kesiapan infrastruktur selama arus mudik Lebaran tahun ini.” Upaya ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan yang sering terjadi selama periode mudik.
Beberapa pemudik telah memilih untuk mudik lebih awal, seperti yang dilakukan oleh Suwadi, yang mengatakan, “Saya sengaja mudik hari ini biar enggak macet. Terbukti, tadi selama perjalanan lancar.” Ini menunjukkan bahwa banyak orang berusaha menghindari puncak kemacetan yang biasanya terjadi pada hari-hari menjelang Lebaran.
Di sisi lain, pihak kepolisian juga telah mengambil langkah-langkah untuk menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas. Satlantas Polres Metro Jakarta Timur menggunakan magnet khusus untuk membersihkan ranjau paku di Jalur Kalimalang. Selain itu, mereka mendirikan 211 pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu di seluruh Jawa Tengah untuk membantu para pemudik.
Rekayasa lalu lintas juga akan diterapkan, termasuk sistem one way dari Kilometer 70 Tol Jakarta-Cikampek hingga Km 421 Tol Semarang-Solo, untuk mengatur arus kendaraan yang diperkirakan mencapai 3,000 kendaraan per jam. Listyo Sigit Prabowo, seorang pejabat kepolisian, menyatakan, “Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-Lebaran atau pada Rabu.”
Dengan berbagai langkah yang diambil oleh Pemkot Tangerang dan pihak kepolisian, diharapkan arus mudik Lebaran 2026 dapat berjalan dengan lancar, tanpa adanya kemacetan yang berarti. Namun, tetap ada tantangan yang harus dihadapi, dan semua pihak diharapkan dapat berkoordinasi dengan baik.
Dalam persiapan ini, Pemkot Tangerang juga telah menyediakan petugas lapangan untuk memastikan kondisi jalan tidak mengalami kerusakan selama arus mudik. Penyisiran menggunakan mobil bermagnet untuk membersihkan ranjau paku juga dinyatakan sangat efektif oleh Eko Apriyanto, seorang petugas kepolisian. Dengan semua upaya ini, diharapkan perjalanan para pemudik dapat berlangsung aman dan nyaman.











