Pada tanggal 11 April 2026, Anas Urbaningrum menghadiri acara Halal bihalal yang diselenggarakan oleh KAHMI di Kampung Coklat, Blitar. Acara ini dihadiri oleh berbagai alumni HMI serta pejabat pemerintah daerah, termasuk Bupati Blitar dan perwakilan Baznas Kabupaten Blitar.
Dalam kesempatan tersebut, Anas Urbaningrum menekankan pentingnya ketahanan pangan sebagai fondasi untuk sektor-sektor lainnya. Ia menyatakan, “Jika ini kuat, maka sektor lain akan mengikuti. Tapi ini tidak bisa dikerjakan sendiri, harus dengan kolaborasi.” Pernyataan ini menunjukkan komitmennya terhadap perlunya kerjasama dalam mencapai tujuan bersama.
Selain itu, Anas Urbaningrum juga menyoroti bahwa kebenaran harus diterjemahkan menjadi kebaikan dan kemaslahatan publik. Ia mengungkapkan, “Sejauh itu memproduksi kebaikan dan kemaslahatan, terutama kemaslahatan bagi sebanyak mungkin orang, atau sering disebut sebagai kemaslahatan publik, sesungguhnya kita sedang setia untuk memperjuangkan kebenaran.”
Acara ini bertujuan untuk mengkonsolidasikan ide-ide guna memperkuat peran alumni HMI dalam menghadapi tantangan di masa depan. Anas Urbaningrum, yang merupakan mantan ketua PB HMI pada tahun 1997, memiliki pengalaman yang kaya dalam organisasi ini dan berperan aktif dalam membangun jaringan alumni.
Dengan latar belakang tersebut, kehadiran Anas Urbaningrum di acara ini menjadi penting, tidak hanya untuk memperkuat hubungan antar alumni, tetapi juga untuk mengajak semua pihak berkolaborasi dalam menciptakan solusi bagi isu-isu sosial, termasuk ketahanan pangan.
Saat ini, ketahanan pangan menjadi isu yang semakin mendesak di Indonesia, dan pernyataan Anas Urbaningrum dapat menjadi dorongan bagi banyak pihak untuk lebih serius dalam menangani masalah ini. Ia mengingatkan bahwa ukuran kebaikan adalah sejauh mana memberi manfaat bagi banyak orang.
Dengan demikian, acara Halal bihalal KAHMI di Kampung Coklat bukan hanya sekedar pertemuan sosial, tetapi juga merupakan langkah strategis untuk membangun kesadaran kolektif dalam menghadapi tantangan yang ada.
Melalui kolaborasi dan komitmen bersama, diharapkan dapat tercipta solusi yang berkelanjutan untuk masyarakat. Anas Urbaningrum, dengan pengalaman dan visinya, berpotensi menjadi salah satu penggerak utama dalam inisiatif ini.













