Ali Larijani, Kepala Keamanan Iran, dilaporkan telah tewas akibat serangan terbaru yang dilancarkan oleh Israel. Menurut Israel Katz, seorang pejabat tinggi Israel, “Larijani telah tewas.” Namun, media Israel juga melaporkan bahwa belum jelas apakah Larijani tewas atau terluka.
Larijani merupakan tokoh kunci dalam struktur kekuasaan Iran dan dikenal sebagai mantan negosiator nuklir. Ia adalah tangan kanan pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, dan menjabat sebagai Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran. Kematian Larijani, jika dikonfirmasi, akan menjadi pukulan besar bagi kebijakan keamanan nasional Iran.
Larijani terlihat di Teheran pada hari Jumat sebelum kabar serangan muncul. Belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Iran mengenai kematian Larijani, dan status kesehatan Larijani setelah serangan masih belum jelas. Media pemerintah Iran bahkan mempublikasikan catatan tulisan tangan Larijani melalui media sosialnya, menambah ketidakpastian mengenai situasi ini.
Serangan Israel juga menargetkan komandan milisi internal Basij, Gholamreza Soleimani, menunjukkan bahwa ketegangan antara Iran dan Israel terus meningkat. Amerika Serikat sebelumnya menawarkan hadiah hingga US$10 juta untuk informasi terkait pejabat militer Iran, termasuk Larijani.
Dengan situasi yang terus berkembang, banyak pengamat menunggu konfirmasi resmi dari pemerintah Iran mengenai status Larijani. Details remain unconfirmed.














