wartawarganews

Latest News, Stories and Updates from Citizens

Alamtri Resources Indonesia Revisi Rencana Pembelian Kembali Saham

alamtri resources indonesia — ID news

Pada 2 April 2026, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) mengumumkan revisi rencana pembelian kembali saham dengan menaikkan anggaran menjadi maksimal Rp 5 triliun, dari sebelumnya Rp 4 triliun. Pengumuman ini disampaikan melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia.

Rencana ini akan diajukan untuk mendapatkan persetujuan dari para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan berlangsung pada 17 April 2026. Jika disetujui, periode pembelian kembali saham akan dimulai pada 18 April 2026 dan berlangsung selama 12 bulan.

Jumlah nilai nominal seluruh saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 10 persen dari jumlah modal yang ditempatkan. Meskipun ada rencana pembelian kembali, total aset perseroan diperkirakan akan menyusut dari 6,82 miliar dollar AS menjadi 6,52 miliar dollar AS.

Ekuitas perseroan juga diperkirakan akan terkoreksi dari 5,00 miliar dolar AS menjadi 4,71 miliar dolar AS. Namun, laba per saham dasar justru mengalami kenaikan dari 0,01526 dolar AS menjadi 0,01668 dolar AS.

Manajemen perusahaan menyatakan, “Dengan posisi dan kinerja keuangan Perseroan saat ini, Perseroan berkeyakinan bahwa Pembelian Kembali Saham Perseroan tidak memberikan dampak buruk terhadap kegiatan usaha dan pertumbuhan Perseroan di masa mendatang.” Ini menunjukkan keyakinan manajemen terhadap stabilitas dan pertumbuhan perusahaan meskipun ada penyesuaian dalam aset dan ekuitas.

Penting untuk dicatat bahwa ini bukan pertama kalinya ADRO melakukan aksi buyback saham. Sebelumnya, perusahaan telah melakukan pembelian kembali tanpa RUPS pada tahun 2025 hingga awal 2026. Hal ini menunjukkan bahwa ADRO memiliki strategi yang berkelanjutan dalam mengelola sahamnya dan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham.

Dengan langkah ini, ADRO berusaha untuk meningkatkan kepercayaan investor dan menjaga stabilitas harga saham di pasar. Rencana pembelian kembali ini diharapkan dapat memberikan sinyal positif kepada pasar bahwa perusahaan memiliki prospek yang baik ke depan.

Seiring dengan perkembangan ini, para pemegang saham dan investor akan memantau hasil RUPST pada 17 April 2026, yang akan menjadi titik penting dalam keputusan pembelian kembali saham ini. Details remain unconfirmed.