wartawarganews

Latest News, Stories and Updates from Citizens

Agus Mustofa: Tokoh Penting dalam Astronomi dan Kalender Hijri

agus mustofa — ID news

Agus Mustofa adalah sosok penting dalam diskusi mengenai penentuan kalender Hijri di Indonesia. Ia dikenal sebagai insinyur nuklir dan penggiat astrofotografi yang berupaya mengintegrasikan sains dan spiritualitas melalui karyanya.

Baru-baru ini, Agus Mustofa meninggal dunia pada usia 62 tahun akibat Multiple Myeloma, sejenis kanker darah. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi komunitas ilmiah dan religius di Indonesia.

Agus dikenal karena kemampuannya dalam merekonsiliasi perhitungan matematis (hisab) dan pengamatan visual (rukyat) dalam menentukan kalender Hijri. Ia lulus dari program Teknik Nuklir di Universitas Gadjah Mada pada tahun 1982.

Pada tahun 2014, Agus memperkenalkan astrofotografi sebagai solusi ilmiah untuk perdebatan mengenai kalender Hijri. Ia mengundang Thierry Legault, seorang ahli astrofotografi terkenal dari Prancis, untuk mendukung argumennya.

Agus juga mengadvokasi penggunaan teleskop canggih di lembaga pendidikan untuk menstandarkan pengamatan langit. Ia mempopulerkan pengamatan bulan sabit sebelum Maghrib, yang menjadi salah satu metode penting dalam penentuan awal bulan Hijri.

Dalam karyanya, Agus sering menekankan pentingnya teknologi dalam pengamatan astronomi. “Jika mata kita terbatas, mengapa kita tidak menggunakan ‘mata digital’ yang lebih tajam sebagai kacamata pembantu?” ujarnya.

Agus Mustofa juga aktif menulis dan dikenal melalui seri “Diskusi Tasawuf Modern”. Metodologinya telah diadopsi oleh berbagai organisasi keagamaan di Indonesia, termasuk MUI, PBNU, dan PP Muhammadiyah.

Keberadaan Agus dalam dunia astronomi dan penentuan kalender Hijri akan terus dikenang, dan banyak yang berharap bahwa warisannya akan menginspirasi generasi mendatang untuk menggabungkan sains dan spiritualitas.

Details remain unconfirmed.