Pada 16 Maret 2026, pertandingan antara Getafe dan Atletico Madrid di Getafe berakhir dengan kontroversi setelah Abdel Abqar menerima kartu merah setelah tinjauan VAR. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Atletico Madrid.
Insiden yang memicu kartu merah terjadi pada menit ke-55, ketika Abqar terlibat dalam kontak dengan pemain Atletico Madrid, Alexander Sorloth. Sorloth bereaksi dengan kuat dan jatuh ke tanah, yang kemudian menarik perhatian wasit untuk melakukan tinjauan VAR.
Setelah meninjau insiden tersebut, wasit memutuskan untuk mengeluarkan Abqar dari lapangan, sementara Sorloth hanya diberikan kartu kuning. Abqar menyatakan bahwa ia tidak memiliki niat untuk menyentuh area sensitif Sorloth dan hanya berusaha melakukan kontak dalam konteks permainan yang normal.
“Saya ingin menjelaskan bahwa saya tidak punya niat untuk menyentuh pemain di area itu,” kata Abqar. Ia juga menambahkan, “Saya bersumpah demi keluarga saya, saya tidak ingin menyentuhnya.” Pernyataan ini menunjukkan bahwa Abqar merasa sangat dirugikan oleh keputusan wasit.
Setelah pertandingan, Abqar mengungkapkan kekecewaannya karena tidak dapat berbicara dengan wasit atau pelatih mengenai insiden tersebut. “Saya merasa jijik karena meninggalkan tim dengan sepuluh pemain dan jijik dengan gambar ini, karena itu bukan niat saya,” ujarnya.
Kontroversi ini menambah ketegangan dalam pertandingan yang sudah sengit, dan banyak yang mempertanyakan keputusan wasit dalam memberikan kartu merah kepada Abqar. Insiden ini juga menyoroti tantangan yang dihadapi para pemain dalam situasi yang dapat dengan mudah disalahartikan.
Dengan Abqar yang kini berusia 27 tahun, insiden ini bisa berdampak pada karirnya di liga. Pelatih dan penggemar Getafe berharap agar situasi ini tidak mempengaruhi performa tim ke depannya.
Seiring berjalannya waktu, penting bagi semua pihak untuk merenungkan bagaimana insiden semacam ini dapat dihindari di masa depan, dan bagaimana komunikasi antara pemain dan wasit dapat ditingkatkan untuk mencegah kesalahpahaman.
Details remain unconfirmed.













