Simak 4 Hal Penting Saat Investasi Reksadana Sebelum Memulainya

Simak 4 Hal Penting Saat Investasi Reksadana Sebelum Memulainya

Dalam berinvestasi, banyak sekali jenis instrumen yang dipilih. Anda bisa memilih instrumen seperti emas, saham, koin kripto, properti dan reksadana. Salah satu instrumen yang paling diminati khususnya bagi para investor pemula adalah reksadana, karena modal yang diperlukan untuk mulai relatif rendah. Jika Anda juga ingin berinvestasi reksdana, simak dulu yuk 4 hal penting saat investasi reksadana sebelum memulainya, agar keuntungan yang didapat bisa maksimal!

Sebelumnya, perlu diketahui juga, jenis instrumen investasi reksadana ini terdapat beberapa jenis, diantaranya:

  1. Reksadana pasar uang
  2. Reksadana pendapatan tetap
  3. Reksadana campuran
  4. Reksadana saham

Dari beberapa jenis tersebut, investor harus memperhatikan jenis reksadana mana yang nantinya akan dipilih sebagai produk investasi, sesuai kebutuhan dan karakter masing-masing.

Sebelum memutuskannya, ada baiknya simak hal-hal penting berikut ini dulu yuk, sebelum berinvestasi reksadana pilihan Anda!

4 Hal Penting Saat Investasi Reksada Sebelum Memulainya

Banyak invesor khususnya yang masih pemula, sering terjerumus karena salah melangkah yang berakibat kerugian. Untuk itu, perhatikan beberapa poin penting berikut ini yuk!

  1. Menentukan Tujuan Awal Investasi

Menentukan atau merencanakan tujuan investasi sangat penting. Sebagai contoh, tujuan investasi untuk membeli rumah, biaya pendidikan, biaya pernikahan, modal usaha ataupun yang lainnya. Ini bertujuan agar kedepannya, investor jadi lebih fokus dengan aktivitas investasi yang dilakukan, sehingga lebih konsistem dalam praktiknya.

  1. Menentukan Jangka Waktu Investasi

Setelah menentukan tujuan investasi, selanjutnya Anda harus mentukan terkait dengan jangka waktu yang akan Anda tempuh dalam berinvestasi. Anda bisa memilih investasi untuk jangka pendek, investasi jangka menengah dan investasi jangka panjang.

Sebagai contoh, Anda ingin berinvestasi untuk tujuan pernikahan yang Anda rencakan acaranya akan berlangsung 2 tahun lagi. Jadi waktu investasi yang harus Anda ambil dalam berinvestasi yakni sekitar 1-2 tahun sesuai kebutuhan. Anda bisa mengambil produk investasi reksadana untuk jangka menengah.

  1. Menentukan Profil Risiko

Para investor pemula seringkali ikut-ikutan dalam melakukan investasi dengan harapan untung besar, padahal malh bisa berakibat kerugian. Itu dikarenakan mereka tidak mengetahui profil risiko masing-masing.

Baca Juga  Ketahui Cara Main Saham Pemula yang Bijak dan Sederhana Sebelum Mulai

Disini, profil risiko investor terbagi ke dalam 3 tipe karakter, diantaranya:

  1. Tipe Konservatif (Penghindar Risiko/Risk Averse)

Tipe ini cenderung akan menghindari risiko berlebihan. Reksadana yang cocok dipilih tipe konservatif ini yakni reksadana pendapatan tetap dan reksadana pasar uang.

  1. Tipe Moderat (Sedang)

Tipe ini siap menerima segala kemungkinan dari fluktuasi jangka pendek. Investor dengan tipe ini, biasanya memahami dan mampu menganalisa terkait pergerakan nilai reksadana yang bisa naik turun dalam waktu singkat.

Reksadana yang cocok dipilih tipe moderat ini yakni reksadana campuran dengan potensi keuntungan yang lumayan tinggi.

III. Tipe Agresif (Risk Taker)

Tipe ini memiliki karakter yang sangat berani dalam mengambil keputusan dan segala risiko yang mungkin saja terjadi. Selain itu, biasanya tipe ini memiliki jumlah modal awal yang lumayan besar dan siap dalam menghadapi potensi untung atau rugi dalam jumlah besar.

Reksadana yang cocok dipilih tipe agresif ini yakni reksadana saham yang berpotensi memiliki keuntungan tinggi.

 

  1. Disiplin dan Konsisten

Apapun pekerjaa yang diambil, disiplin dan konsisten adalah kunci utama agar bisa suskes. Begitu juga dengan investasi reksadana. Anda harus membiasakan diri untuk bisa dispilin serta konsisten dalam menyisihkan uang yang Anda hasilkan setiap bulan dari pekerjaan utama (20%-30%), untuk diinvestasikan secara rutin ke reksadana, sesuai dengan tujuan awal yang telah Anda tentukan sebelumnya.

Pastikan juga, modal yang Anda gunakan untuk investasi merupakan uang dingin. Dengan begitu, Anda akan tetap tenang dalam berfikir ketika terjadi masalah yang tak terduga sewaktu-waktu.

 

Nah, itulah 4 hal penting saat investasi reksadana sebelum memulainya yang bisa diterapkan. Yuk investasi reksadana sekarang!